BBM Harus Naik! Subsidi Bisa Rp 200 Triliun Jika Minyak 'Meroket'

BBM Harus Naik! Subsidi Bisa Rp 200 Triliun Jika Minyak 'Meroket'

- detikFinance
Selasa, 31 Jan 2012 15:13 WIB
BBM Harus Naik! Subsidi Bisa Rp 200 Triliun Jika Minyak Meroket
Jakarta - Harga minyak mentah saat ini telah menembus US$ 100 per barel atau di atas perhitungan APBN 2012 yang sebesar US$ 90 per barel. Ini bakal membuat anggaran subsidi energi menembus Rp 200 triliun.

Demikian disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi XI DPR Harry Azhar Azis di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (31/1/2012).

"Jadi total subsidi 2012 itu kan Rp 123 triliun. Di mana asumsi harga minyak itu mencapai US$ 90. Lalu bagaimana kalau tembus US$ 100? Ya setiap kenaikan 10% minyak maka subsidi bertambah Rp 13 triliun," tegas Harry.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia memperhitungkan di tahun ini rata-rata harga minyak mentah bisa mencapai US$ 155 per barel. Artinya bakal US$ 25 per barel di atas asumsi APBN 2012 yang sebesar US$ 90 per barel.

"Yah kenaikan subsidi itu bisa sampai Rp 34 triliunan. Belum ditambah Selat Hormuz itu yang ramai di mana kenaikan bisa mencapai US$ 40 per barel lagi. Jadi proyeksi harga minyak bisa tembus US$ 155. Jadi anggaran subsidi bisa mencapai Rp 200 triliun di 2012," kata Harry.

"Pemerintah berdoa saja itu kalau tidak menaikkan harga BBM, minta uang dari langit," tukas Harry.

Seperti diketahui, dari hasil rapat antara Komisi VII DPR dan Menteri ESDM Jero Wacik disimpulkan pembatasan konsumsi BBM subsidi hampir dipastikan batal untuk kedua kalinya karena pemerintah tidak siap. Skenario 'pancingan' kenaikan harga BBM Rp 500-1.500 dari pemerintah pun siap disambut DPR.

Anggota Komisi XI DPR Satya W. Yudha mengatakan, kemarin ada 3 hal yang dibahas Jero Wacik dengan Komisi VII DPR. Konversi BBM ke BBG, lalu pembatasan konsumsi BBM subsidi, dan terakhir adalah kenaikan harga BBM bersubsidi Rp 500-1.500 per liter.

Namun Anggota Komisi VII DPR dari Partai Demokrat Sutan Bathoegana menegaskan partainya menolak kenaikan harga BBM subsidi. Kenaikan harga BBM bagi dia bakal membuat rakyat makin empot-empotan.


(dnl/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads