"Kalau saya ngga setuju (TDL Batal Naik), dana subsidi itu harusnya untuk pembangunan nasional," kata Widjajono ketika ditemui di Kantor Menko Perekonomian, Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (1/2/2012).
"TDL tahun lalu saja subsidinya sudah Rp 90 triliun cukup besar," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan pelayanan PLN harus lebih baik. Naik 10% tidak terlalu besar dampaknya juga. Tapi ini harus dilaksanakan persetujuan DPR. Kenaikan 10% itu sudah ideal," kata Widjajono.
Ia mengungkapkan kenaikan TDL bisa saja dilakukan bertahap. Seperti halnya di Inggris, Widjajono mengatakan kenaikan TDL bisa dilakukan setiap bulannya.
"Bisa bertahap per bulan. Kaya di Inggris begitu. Bisa saja 10% itu tiap bulan bisa naik 1% sampai 10 bulan. Tapi ya tergantung DPR juga," ungkap Widjajono.
Sebelumnya, pihak Komisi VII DPR meminta Menteri dan pejabat negara berhenti membahas dan beropini soal rencana kenaikan tarif dasar listrik (TDL) sebesar 10% mulai 1 April 2012 meskipun sudah dijadwalkan dalam APBN 2012.
(dru/dnl)











































