Wow! PLN Untung Rp 10,7 Triliun di 2011, Naik 6%

Wow! PLN Untung Rp 10,7 Triliun di 2011, Naik 6%

- detikFinance
Rabu, 08 Feb 2012 16:31 WIB
Wow! PLN Untung Rp 10,7 Triliun di 2011, Naik 6%
Jakarta - PT PLN (Persero) meraup untung Rp 10,7 triliun di 2011, naik 6% dari perolehan laba di 2010 yang sebesar Rp 10,09 triliun. Kenaikan disebabkan omzet PLN yang naik.

Demikian disampaikan oleh Manajer Senior Komunikasi Korporat Bambang Dwiyanto dalam siaran pers, Rabu (8/2/2012).

"Di 2011 PLN membukukan pendapatan usaha (terdiri dari penjualan tenaga listrik, subsidi listrik pemerintah, penyambungan pelanggan dan pendapatan lain-lain) Rp 213 triliun, naik 31% dari pendapatan usaha di 2010 yang sebesar Rp 162 triliun. Selain itu, sepanjang 2011 PLN mencatatkan laba bersih Rp 10,7 triliun naik 6% dari laba bersih dari 2010 Rp 10,09 triliun," tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Bambang, kondisi kelistrikan Indonesia sepanjang 2011 menunjukkan perbaikan signifikan dibandingkan 2010. Ini terlihat dari perbaikan angka-angka indikator kinerja perusahaan.

Sepanjang 2011 jumlah pelanggan PLN bertambah sebesar 3.439.700 pelanggan atau lebih tinggi dibanding tambahan pelanggan di 2010 yang sebanyak 2.317.702 pelanggan.

Hal ini tidak lepas dari kebijakan PLN yang telah berhasil melnuntaskan seluruh daftar tunggu permintaan listrik melalui program Gerakan Sehari Sejuta Sambungan (GRASSS) jilid 2 di Juni 2011. GRASSS jilid 1 dilaksanakan pada Oktober 2010.

Sedangkan daya tersambung bertambah 7.749 Mega Volt Ampere (MVA), lebih tinggi dibanding tambahan daya tersambung di 2010 yang sebesar 4.545,51 MVA. Dengan tambahan pelanggan tersebut angka rasio elektrifikasi di 2011 mencapai 72,03% atau naik hampir 6 % sepanjang tahun lalu. Di 2010 angka rasio elektrifikasi sebesar 66,52%.

Selama 2011, kata Bambang, PLN memang berani membuka lebar-lebar kran permintaan sambungan listrik. Karena bertambahnya kapasitas terpasang PLN setelah beberapa pembangkit listrik proyek 10.000 MW Tahap 1 mulai beroperasi.

Sepanjang tahun lalu, terdapat penambahan kapasitas terpasang pembangkit listrik sebesar 2.875 MW yang berasal dari PLTU Indramayu Jawa Barat 3 x 330 MW, PLTU Suralaya Baru Banten 1 x 625 MW, PLTU Lontar Banten Unit 1 dan Unit 2 sebesar 2 x 315 MW dan PLTU Rembang-Jateng 2 x 315 MW. Dengan demikian, sampai akhir tahun lalu total kapasitas terpasang pembangkit listrik sebesar 28.643 MW.

Adapun bauran energi dalam memproduksi listrik selama 2011 yang mencakup PLN dan IPP (pembangkit listrik swasta) adalah 44% berasal dari pembangkit berbahan bakar batubara; 23% berasal dari pembangkit yang berbahan bakar BBM; 21% berasal dari pembangkit berbahan bakar gas; 7% dari pembangkit bertenaga air, dan 5% dari pembangkit panas bumi.

Jumlah pelanggan pada akhir 2011 sebanyak 45.894.144 pelanggan atau naik 8% dibanding 2010 sebanyak 42.435.387 pelanggan. Dengan jumlah pelanggan sebesar itu PLN telah berhasil menjual tenaga listrik sebesar 158 TWh di 2011 meningkat 7,5% dibanding 2010 sebesar 147 TWh.
(dnl/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads