Demikian disampaikan oleh Ketua DPR Marzuki Alie saat ditemui di Gedung Fakultas Ilmu Kedokteran Universitas Indonesia, Jalan Raya Salemba, Jakarta, Kamis (9/2/2012).
"Pembatasan (BBM) sulit dilakukan. Infrastruktur tidak mendukung, coba saja kita carilah yang namanya SPBU pertamax ke luar daerah ada nggak, relatif nggak punya. Jadi kita mau membatasai tapi kok nanti masyarakat nggak bisa beli, jadi chaos nanti," tutur Marzuki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, kebijakan konversi BBM ke BBG menurut Marzuki harus segera dilakukan. Karena itu dirinya akan meminta Direktur Utama Perusahan Gas Negara (PGN) menyiapkan infrastruktur agar BBG ini bisa direalisasikan dan digalakkan penggunaannya.
"Saya akan bicara dengan Dirut PGN, kerjasama dengan Pertamina , BP Migas, kerjasama dengan Pertamina bagaimana segera membangun SPBG. Kalau itu dilaksanakan mulai sekarang, paling tidak setahun daerah-daerah yang memang banyak mengkonsumi minyak ini akan ada penghematan-penghematan," kata Marzuki.
Seperti diketahui, pemerintah berencana melakukan kebijakan pembatasan konsumsi BBM subsidi mulai 1 April 2012. Jadi mobil pribadi di Jawa-Bali dilarang mengkonsumsi BBM subsidi. Namun kebijakan ini belum disetujui oleh DPR.
(dnl/ang)











































