Harga BBM Bisa Naik, SBY Siap Bertanggung Jawab

Harga BBM Bisa Naik, SBY Siap Bertanggung Jawab

- detikFinance
Senin, 13 Feb 2012 21:10 WIB
Harga BBM Bisa Naik, SBY Siap Bertanggung Jawab
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan tak menutup kemungkinan akan terjadi kenaikan harga BBM jika kenaikan harga minyak dunia terus melonjak. Namun langkah itu akan diambil dengan pertimbangan matang dan sebagai jalan terakhir.

"Kenaikan BBM pengaruh ke kenaikan harga barang, dan berpengaruh kepada saudara kita yang berpenghasilan rendah. Itulah yang kita konsultasikan ke DPR. Saya akan mengambil keputusan dan bertanggung jawab," kata SBY saat berdialog dengan wartawan di Istana Negara, Jakarta, Senin (13/2/2012)

Ia menambahkan sikap pemerintah sudah ditegaskan akhir tahun lalu kepada DPR, bahwa pemerintah akan mengutamakan opsi melaksanakan pengurangan subsidi dengan pembatasan volume BBM subsidi terkait tingginya harga minyak dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bahwa saya katakan juga, jika harga minyak dunia naik dan tekanannya berat bagi fiskal, bisa saja ada penyesuaian harga," katanya.

Dikatakannya saat ini pemerintah sedang melakukan konsultasi dengan DPR soal opsi yang terbaik bisa dilakukan pemerintah. Soal rencana pembatasan BBM per 1 April 2012, pemerintah lanjut SBY, sudah melakukan tahapan-tahapan dan memerlukan waktu.

"Kita tidak melemparkan masalah ke DPR, tidak, tapi kita membahas anggaran bersama. Itu wajib di UU APBN. Oleh karena itu kesimpulannya, menghadapi situasi BM sekarang ini, maka proses konversi akan kita percepat dengan mempersiapkan segalanya sehingga implementasi jadi lebih bagus," katanya.

SBY menyadari opsi kenaikan BBM merupakan jalan terakhir karena imbasnya akan berdampak langsung pada masyarakat bawah. "Kenaikan BBM pengaruh ke kenaikan harga barang, dan berpengaruh kepada saudara kita yang berpenghasilan rendah. Itulah yang kita konsultasikan ke DPR," katanya.
(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads