SBY mengatakan kenaikan harga BBM akan menjadi opsi terakhir yang diambil pemerintah saat ini guna mengantisipasi kenaikan harga minyak dunia.
"Saya pernah naikkan BBM 3 kali. Di 2005 dua kali dan di 2008 satu kali. Dan saya pernah juga menurunkan harga BBM 3 kali. Keputusan menaikkan BBM tidak mudah tapi untuk kepentingan yang lebih besar, rakyat miskin dapat BLT (Bantuan Langsung Tunai)," ungkap SBY menjawab pertanyaan wartawan di Istana Negara, Medan Merdeka Utara, Senin (13/2/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dijelaskan SBY, kenaikan BBM akan berpengaruh kepada kenaikan harga barang. Dan sudah pasti menurutnya akan berpengaruh kepada rakyat Indonesia.
Oleh karena itu, SBY berharap opsi kenaikan BBM akan menjadi pilihan terakhir yang diambil jika tidak ada lagi yang bisa dilakukan pemerintah.
"Kenaikan harga BBM berpengaruh kepada saudara kita yang berpenghasilan rendah. Itulah yang kita konsultasikan ke DPR. Upaya penyesuaian harga menjadi pilihan terakhir. Sekarang bagaimana melakukan percepatan upaya konversi BBM ke BBG (Bahan Bakar Gas)," tutup SBY.
(dru/dnl)











































