Jero Wacik: Kalau Bicara Lifting Minyak Saya Kecut

Jero Wacik: Kalau Bicara Lifting Minyak Saya Kecut

- detikFinance
Rabu, 15 Feb 2012 16:12 WIB
Jero Wacik: Kalau Bicara Lifting Minyak Saya Kecut
Jakarta - Pemerintah mengakui produksi minyak (lifting) Indonesia dari tahun ke tahun terus mengalami penurunan. Menteri ESDM Jero Wacik pun mengaku 'kecut' jika bicara soal produksi minyak Indonesia.

"Saya bangga kalau bicara soal lifing energi, tapi kalau bicara lifting minyak saya kecut," ujar Jero di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (15/2/2012).

Menurut Jero, saat ini Indonesia lebih kaya akan gas ketimbang minyak. Dalam sehari, Indonesia hanya menghasilkan minyak sebanyak 900 ribu barel per hari (bph), sedangkan untuk gas Indonesia menghasilkan 2 juta barel setara minyak per hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dulu kita sadari bahwa Indonesia memproduksi banyak minyak dan masuk OPEC. Tetapi sekarang tidak, karena dari tahun ke tahun kapasitas produksi pasti turun. Untuk Indonesia saat ini jangan fokus ke minyak tapi kepada gas," kata Jero.

Cadangan gas Indonesia saat ini sangat banyak dan terus bertambah dari hasil temuan di Blok Masela dan Natuna. Dikatakan Jero, secara keseluruhan jumlah produksi energi Indonesia adalah sekitar 7 juta barel setara minyak per hari. Ini didapat antara lain dari produksi minyak 900 ribu barel per hari, gas sekitar 2 juta barel setara minyak per hari, dan batubara 3 juta barel setara minyak per hari.

"Kemampuan produksi minyak akan bertambah 165 ribu barel per hari dari Blok Cepu, tapi masih menunggu kestabilan di blok tersebut," jelas Jero.

Sebelumnya, Presiden SBY memerintahkan jajarannya untuk meningkatkan produksi minyak Indonesia menjadi 1 juta barel per hari (bph) maksimal pada 2013. Kementerian ESDM harus melaporkan langkah yang harus dilakukan.


(dnl/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads