Jero: Kenaikan Harga BBM Muncul dari Aspirasi Masyarakat

Jero: Kenaikan Harga BBM Muncul dari Aspirasi Masyarakat

- detikFinance
Selasa, 21 Feb 2012 16:17 WIB
Jero: Kenaikan Harga BBM Muncul dari Aspirasi Masyarakat
Jakarta - Pemerintah menyatakan sedang menggodok 3 opsi soal upaya menekan anggaran subsidi BBM, salah satunya adalah kenaikan harga. Opsi kenaikan harga diklaim muncul dari aspirasi masyarakat.

Demikian disampaikan oleh Menteri ESDM Jero Wacik di Istana Negara, Selasa (21/2/2012).

"Opsi dari aspirasi yang muncul di masyarakat yaitu opsi menaikkan harga. Jadi diturunkan subsidinya dengan cara dinaikkan harganya. Sekarang ini sedang dihitung, yang terbaik, yang paling mungkin, yang paling bisa dijangkau daya beli rakyat," ujar Jero.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jero mengatakan, saat ini pemerintah tengah menyiapkan tiga opsi soal BBM subsidi yang akan diserahkan dan dibahas oleh Komisi VII DPR. Kemudian dirinya bersama Menteri Keuangan dan Menko Perekonomian sedang mempersiapkan APBN-P 2012 sehingga harga BBM subsidi bisa dinaikkan.

Adapun tiga opsi yang disiapkan selain kenaikan harga BBM subsidi adalah konversi BBM ke BBG, dan pembatasan konsumsi BBM subsidi dengan melarang mobil pribadi menggunakan bensin premium.

"Jadi mestinya sebelum 1 April sudah clear. Karena 1 April batas kita harus mengambil keputusan," tukas Jero.

Sebelumnya anggota Komisi XI DPR Satya W. Yudha mengatakan, dalam rapat dengan pemerintah, ada 3 hal yang dibahas Menteri ESDM Jero Wacik dengan Komisi VII DPR. Konversi BBM ke BBG, lalu pembatasan konsumsi BBM subsidi, dan terakhir adalah kenaikan harga BBM bersubsidi Rp 500-1.500 per liter.

"Perpindahan BBM ke BBG kompleksitasnya tinggi, sementara mengganti premium ke pertamax (pembatasan BBM subsidi) itu bakal menggugat keadilan. Pemerintah sadar tingkat kesulitannya tinggi. Jadi muncullah wacana ketiga yaitu mengurangi beban (subsidi) harga premium atau artinya menaikkan harga premium," tutur Satya.


(dnl/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads