Demikian disampaikan oleh Menteri Koordinasi Perekonomina Hatta Rajasa di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (23/2/2012)
Dalam rapat di kementerian ESDM hari ini juga dihadiri oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri/Kepala Bappenas, Menteri ESDM, Kepala BP Migas, Menteri Keuangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski tak menjelaskan kapan dilakukan, Hatta mencontohkan pembatasan BBM subsidi bisa dilakukan dengan melarang seluruh kendaraan pemerintah memakai BBM subsidi.
"Atau misalkan pembatasan yang tidak mengikat yaitu kita mempromosikan habis-habisan untuk mendiversifikasikan ke BBG itu juga bagian dari pembatasan atau konversi, konversi ini kebijakan strategi yang harus kita sukseskan terus tapi butuh waktu karena masa depan kita ada di gas," jelas Hatta.
Ia mengatakan pada 28 Februari 2012 akan menghadap DPR untuk membahas APBN-P 2012 termasuk soal besaran kenaikannya berapa. Tahun ini kuota volume BBM subsidi hanya dibatasi 40 juta kiloliter.
"Yang dibatasi itu bagaimana kuota kita tak melampaui 40 juta kilo liter pakailah teknologi apalah, dibatasi supaya tak ada penyelundupan, nah itu ada pengawasan-pengawasan, itu bagian dari pembatasan, agar tak melampaui penggunaan sebenarnya," tambah Hatta.
Soal pembatasan, pemerintah memang berencana untuk melarang mobil pribadi plat hitam menggunakan bensin subsidi di Jawa-Bali.
(hen/dnl)











































