"Sebelumnya kan dipegang konsultan asing. Nah sekarang GMF, ini sesuai dengan komitmen Menteri BUMN Dahlan Iskan dimana perusahaan BUMN harus saling melakukan sinergi," ungkap Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar di Gedung PLN, Jakarta, Senin (27/2/2012).
Sementara itu, Direktur Utama PLN Nur Pamudji mengungkapkan anak usaha Garuda ini memiliki kualitas layanan perawatan yang baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kesepakatan yang tertuang dalam Master Of Agreement (MOA) ini dimaksudkan sebagai dasar untuk menyusun kerjasama yang lebih rinci lagi terkait pelaksanaan pekerjaan perawatan, perbaikan overhaul dan pengujian mesin pembangkit listrik sehingga diperoleh sinergi antar BUMN dan anak perusahaan BUMN yang saling menguntungkan.
Lingkup kerjasama yang tahap pertama akan berlangsung selama tiga tahun ini nantinya akan disepakati oleh PLN maupun GMF meliputi pelaksanaan pekerjaan repair material Mesin Pembangkit Listrik meliputi Mesin Pembangkit Listrik milik PLN, PT Indonesia Power dan PT Pembangkitan Jawa-Bali.
Kerjasama tersebut antara lain Mesin Gas Turbine yang setara dengan GE Family Frame 5, Frame 6 dan Frame 7, mesin Aeroderivatif sampai dengan LM6000 serta mesin Frame 9 atau setara Transition Piece dan Combustion Liner, Shroud, Nozzle dan spare part lainnya yang akan ditentukan setelah ada hasil asesmen.
(dru/hen)











































