Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Raja Sapta Oktohari di acara seminar soal Kenaikan BBM dan Listrik di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Senin (27/2/2012)
"Kalau TDL naik duluan itu akan berpotensi kenaikan TDL dua kali," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami justru sangat mendukung kenaikan harga BBM segera. Jangan, sampai TDL naik duluan, karena jika duluan BBM yang naik maka potensi penyesuaian harga bisa terjadi dua kali, karena harus menyesuaikan kenaikan harga BBM," tegasnya,
Okto mengomentari soal usulan Wakil Menteri ESDM Widjajono yang mengusulkan kenaikkan harga Rp 4.000 per liter. Jika itu terjadi maka pengusaha banyak yang jalan ditempat.
"Namun pengusaha butuh waktu tidak mungkin ujug-ujug begitu diumumkan besok langsung naik, karena BBM merupakan variabel cost butuh waktu pengusaha mengatur variable cost tersebut," katanya.
Sejak akhir tahun lalu pemerintah memang sudah lebih siap-siap menaikan TDL di April sebesar 10% dan rencana pembatasan BBM subsidi. Namun dalam perkembanganya ada opsi kenaikan harga BBM dinaikkan.
(hen/ang)











































