Pengusaha Pilih Harga BBM Naik Duluan daripada Tarif Listrik

Pengusaha Pilih Harga BBM Naik Duluan daripada Tarif Listrik

- detikFinance
Senin, 27 Feb 2012 14:22 WIB
Pengusaha Pilih Harga BBM Naik Duluan daripada Tarif Listrik
Jakarta - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) lebih memilih agar pemerintah menaikan BBM lebih dahulu ketimbang menaikan tarif dasar listrik (TDL). Mereka khawatir jika kenaikan TDL sebelum adanya kenaikan BBM maka ada peluang kenaikan TDL bisa terjadi lebih dari sekali.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Raja Sapta Oktohari di acara seminar soal Kenaikan BBM dan Listrik di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Senin (27/2/2012)

"Kalau TDL naik duluan itu akan berpotensi kenaikan TDL dua kali," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menegaskan sejak ribut-ribut pembatasan BBM, pihaknya sudah sejak awal mendesak pemerintah menaikkan harga BBM. Selain dampaknya bisa mudah diukur oleh dunia usaha, kenaikan BBM semakin memberikan kepastian.

"Kami justru sangat mendukung kenaikan harga BBM segera. Jangan, sampai TDL naik duluan, karena jika duluan BBM yang naik maka potensi penyesuaian harga bisa terjadi dua kali, karena harus menyesuaikan kenaikan harga BBM," tegasnya,

Okto mengomentari soal usulan Wakil Menteri ESDM Widjajono yang mengusulkan kenaikkan harga Rp 4.000 per liter. Jika itu terjadi maka pengusaha banyak yang jalan ditempat.

"Namun pengusaha butuh waktu tidak mungkin ujug-ujug begitu diumumkan besok langsung naik, karena BBM merupakan variabel cost butuh waktu pengusaha mengatur variable cost tersebut," katanya.

Sejak akhir tahun lalu pemerintah memang sudah lebih siap-siap menaikan TDL di April sebesar 10% dan rencana pembatasan BBM subsidi. Namun dalam perkembanganya ada opsi kenaikan harga BBM dinaikkan.
(hen/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads