"Selalu saya berikan rasionalitas, seperti yang saya sampaikan kepada masyarakat. Kemarin diangkat juga, dengan menaikkan BBM ada kalimat yang bilang Presiden tidak sayang rakyat, ada yang menyatakan begitu," kata Jero.
"Saya bantah begini, saya yakin 100 persen, kita sudah punya 6 presiden sekarang berarti yang tidak sayang pada rakyatnya. Presiden yang sebelumnya juga menaikan harga BBM, apakah itu juga karena tidak sayang rakyatnya? Tidak," imbuh Jero yang ditemui di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/3/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi percayalah pada Presiden, bahwa tidak ada Presiden yang tidak cinta dan tidak sayang pada rakyatnya. Jangan terus baru naikkan BBM dibilang Pak SBY tidak sayang rakyat," tuturnya.
Dikatakan Jero, ada beberapa alternatif pemerintah dalam menentukan kenaikan harga BBM. Yakni dengan langsung menaikkan harga dan kedua yakni dengan memberikan subsidi tetap.
"Ya yang kita usulkan alternatif satu, dengan harga Rp 6.000 atau naik Rp 1.500. Alternatif dua, subsidinya. Jadi ditetapkan subsidinya Rp 2.000 maksimum," tuturnya.
(dru/dnl)











































