Demikian disampaikan oleh Menteri Perindustrian MS. Hidayat di kantornya, Jakarta, Jumat (2/3/2012).
"Fokus saya saat ini bersamaan dengan kenaikan BBM adalah persiapan konversi BBG. Saya menarik pelajaran dari negara-negara yang punya kisah sukses seperti Italia dan Korea," jelas Hidayat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau di sana (Italia dan Korea) harga BBM dan BBG selisihnys bisa 50-60%. Nah itu baru biasanya orang mau beralih ke BBG. Kalau di dalam negeri selisih harganya sepereti itu, maka bisa merangsang orang untuk berpindah," kata Hidayat.
Selain itu, dikatakan Hidayat pihak Kementerian Perindustrian tengah menyiapkan suplai converter kit serta montir dan teknisi untuk siap melayani pemasangan converter kit tersebut.
Seperti diketahui, pada April nanti pemerintah rencananya akan menaikkan harga BBM subsidi. Sejalan dengan itu, program konversi BBM ke BBG juga akan dilakukan.
(dnl/dnl)











































