Wah! Subsidi BBM dan LPG di 2011 Overbudget

Wah! Subsidi BBM dan LPG di 2011 Overbudget

- detikFinance
Selasa, 06 Mar 2012 15:58 WIB
Wah! Subsidi BBM dan LPG di 2011 Overbudget
Jakarta - Menteri Keuangan Agus Martowardojo telah membayarkan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG untuk tahun 2011 sebesar Rp 164,7 triliun. Jumlah tersebut telah melebihi alokasi anggaran subsidi 2011 yang ditargetkan hanya Rp 129,7 triliun.

"Kami telah membayarkan subsidi energi sebesar Rp 164,7 triliun untuk pembayaran sementara," ujarnya dalam rapat dengan Komisi VII DPR RI, terkait kelebihan beban subsidi BBM tahun 2011, Selasa (6/3/2012).

Jumlah tersebut, lanjut Agus Marto, melebihi dari alokasi anggaran subsidi energi dalam APBN-P 2011 sebesar Rp 129,7 triliun. Hal ini disebabkan adanya kenaikan harga ICP hingga mencapai US$ 109,9 per barel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu kita bayarkan, volume BBM-nya 40,3 juta kl tapi realisasi harga Desember 2010 sampai November 2011 ternyata US$ 109,9 per barel diatas asumsi APBN-P sebesar US$ 95 per barel," paparnya.

Agus Marto menyebutkan dalam APBN 2011, harga ICP diperkirakan US$ 80 per barel, nilai tukar rupiah sebesar Rp 9.250, volume BBM bersubsidi sebesar 38,6 juta kilo liter, sehingga anggaran subsidi energi untuk BBM dan LPG sebesar Rp 95,9 triliun.

Namun, pada pertengahan tahun, pemerintah mengajukan APBN-P 2011. Asumsi makro yang disetujui adalah harga ICP sebesar US$ 95 per barel, nilai tukar rupiah Rp 8.700, volume BBM bersubsidi naik menjadi 40,5 juta kl, sehingga anggaran subsidi energi membengkak menjadi Rp 129,7 triliun.

Rupanya, seiring kenaikan harga minyak dunia, realisasi harga ICP sepanjang tahun 2011 mencapai US$ 109,9 per barel. Dengan demikian anggaran subsidi bobol melebihi target.

"Jadi saat ini telah kita bayarkan Rp 164, 7 triliun untuk 40,3 juta kilo liter. Nanti, setelah diaudit, kekurangan untuk pembayaran volume BBM sebesar 40,5 juta kl, akan kita bayarkan setelah audit. Jadi ini masih proses audit BPK," pungkasnya

(nia/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads