Demikian wanti Presiden SBY saat membuka rapat Dewan Energi Nasional (DEN). Rapat digelar di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (7/3/2012).
"Maka kita harus cerdas dan bijak mengembangkan kebijakan energi dalam konteks nasional dan global agar dunia terhindar dari perang terbuka akibat perebutan sumber energi," kata SBY.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal sekarang ini saja produksi minyak dunia terus menurun. Pada saat bersamaan ada ancaman lain berupa perubahan iklim yang juga membawa dampak luar biasa bagi umat manusia.
"Karena ada lonjakan permintaan, energi akan menjadi sumber konflik yang bisa menimbulkan krisis dunia," sambung SBY.
Di dalam konteks nasional, saat ini pemintaan energi terus melonjak. Perlu diimbangi dengan kebijakan jangka panjang untuk antisipasi, mulai dari peningkatan produksi, gaya hidup hemat energi, hingga pengadaan sumber energi baru yang terbarukan.
"Khusus situasional, di minggu terakhir ini harga minyak dunia kembali naik. Tentu mempunyai pengaruh dan dampak penting terhadap subdisi APBN kita, fiskal dan lain-lain. Tentu harus kita kelola dan cari opsi paling tepat," sambung SBY.
(lh/dnl)











































