Jelang Harga Naik, BBM di Sumut Diborong Masyarakat

Jelang Harga Naik, BBM di Sumut Diborong Masyarakat

- detikFinance
Selasa, 13 Mar 2012 17:10 WIB
Jelang Harga Naik, BBM di Sumut Diborong Masyarakat
Medan - Menjelang kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), sebagian masyarakat di Sumatera Utara (Sumut) melakukan pembelian BBM melebihi kebutuhan normal. Diduga kuara ada Indikasi panic buying atau membeli berlebihan yang dapat terlihat dari lonjakan kebutuhan BBM di Sumut periode Januari – Maret 2012.

General Manager PT Pertamina Fuel Retail Marketing Region I Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) Gandhi Sriwidodo menyatakan, terlihat ada kenaikan konsumsi hingga 15 persen pada periode Januari-Maret tahun ini dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

"Hal ini kita perkirakan akibat pertumbuhan kendaraan, maupun pertumbuhan ekonomi, serta indikasi panic buying menjelang kebijakan harga BBM subsidi yang baru," tukas Gandhi dalam rapat koordinasi jelang kenaikan BBM di Kantor Gubernur Sumut, Jl. Diponegoro Medan, Selasa (13/3/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih lanjut Gandhi menyatakan, melihat perkembangan ini maka Pertamina Region I telah melakukan serangkaian langkah antisipasi. Kepada 308 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Sumut kembali diingatkan untuk memperketat pelayanan kepada konsumen, dan sesuai peruntukan yang ditetapkan Peraturan Presiden (Perpres).

"Pertamina juga memonitor ketersediaan stok BBM di SPBU sesuai dengan kuota omset yang ada," kata Gandhi dalam rapat yang dipimpin Pj. Gubernur Gatot Pujo Nugroho itu.

Terkait dengan pengawasan penggunaan BBM bersubsi, Pertamina berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah, antara lain dengan membentuk tim koordinasi pengendalian dan pengawasan BBM subsidi di masing-masing kabupaten dan kota.

Sementara Pertamina secara internal telah membentuk tim satgas pendistribusian BBM untuk wilayah Sumbagut. Pada tahun 2011 Pertamina Region I telah memberikan sanksi kepada 30 SPBU karena melayani pengisian jerigen tanpa disertai surat rekomendasi dan verifikasi intansi setempat.

(rul/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads