"Itu yang kita waspadai (penimbunan). Kita akan lihat, misal ia mengisi spesifikasi 80 liter, dan ternyata lebih dari kapasitas karena dimodifikasi. Maka untuk kedua kali, kita akan cegah," kata Ketua DPP Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Mohamad Ismeth di Jakarta, Rabu (14/3/2012).
"Untuk yang menggunakan jeriken kami terus terang sulit. Yang bisa dilakukan seperti ini (tangki modifikasi dan pengisian jeriken) bisanya terjadi di daerah, luar Jawa," paparnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, dalam peraturan menteri masih diizinkan para pengecer untuk membeli BBM dalam jumlah besar. Namun dengan syarat mengantongi rekomendasi dari regulator. Pengecer resmi ini adalah pihak yang membantu distribusi BBM ke wilayah terpencil dan sulit di akses.
(wep/dnl)











































