Penimbun Merajalela, Pengusaha SPBU Minta 'Bekingan' Polisi

Penimbun Merajalela, Pengusaha SPBU Minta 'Bekingan' Polisi

Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Rabu, 14 Mar 2012 12:35 WIB
Penimbun Merajalela, Pengusaha SPBU Minta Bekingan Polisi
Jakarta - Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) akan meminta bantuan pemerintah, melalui aparat kepolisian untuk menjaga SPBU-SPBU menjelang pengumuman kenaikan harga BBM di awal April 2012.

Penjagaan bertujuan untuk nengantisipasi kemungkinan pendudukan paksa SPBU oleh masyarakat atau pihak lain, hingga dapat merugikan pengusaha. Hal ini disampaikan Ketua DPP Hiswana Migas Mohamad Ismeth di Jakarta, Rabu (14/3/2012).

"Kita minta bantuan pemerintah, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menambahkan, anggota Hiswana Migas dapat langsung berkoordinasi dengan kepolisian wilayah masing-masing untuk pengamanan ini. "Kita baru meminta namun dari anggota di beberapa daerah siap, seperti di Jawa Barat sudah ketemu dengan Polda. Jadi sudah banyak pertemuan," tambah Ismeth.

Ia pun menjamin tidak ada anggota Hiswama Migas yang melakukan penimbunan. Praktik ilegal ini diakui Ismeth akan sulit dilakukan pengusaha SPBU, karena adanya kontrol ketat dari Pertamina.

"Kita tidak mungkin (penimbunan) di SPBU. Kita hanya melakukan stok dan itu sangat mudah dikontrol," ucapnya.

"Kami sendiri siap untuk pencegahan, namun harus ada bantuan kepolisian. Untuk penimbunan kita tidak ada untungnya, tetap harga jual sekian," imbuh Ismeth.

(wep/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads