Demikian disampaikan, Humas Pertamina Regional I Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) Fitri Erika kepada detikFinance, Rabu (14/3/2012). Menurutnya, lebih 100 SPBU di Riau, sejak Januari hingga Maret terjadi peningkatan kuota menjelang kenaikan harga BBM.
"Namun hal itu tidak semata-mata sebagai indikasi akan kenaikan harga BBM. Bisa jadi karena faktor ekonomi yang terus meningkat dan pertumbuhan kendaraan baru," kata Rika.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengacu pada kebutuhan BBM tahun 2011 lalu, jenis premium di Riau sebanyak 744.304 kiloliter, dengan realisasi sebanyak 762.910 kiloliter. Sedangkan untuk solar pada tahun yang sama, kuotanya mencapai 674.778 kiloliter dengan realisasi mencapai 697.780 kiloliter.
"Pada realisasi pendistribusian BBM di tahun 2011, juga mengalami trend di atas kuota sebenarnya. Angka penyaluran BBM di tahun 2011, juga digunakan sebagai acuan untuk pendistribusian BBM di tahun 2012 ini sembari menunggu "break-down" penyaluran BBM di tahun 2012," kata Erika.
Kosumsi BBM setiap tahunnya, lanjut Erika, mengalami trend peningkatan yang cukup signifikan. Namun ada pengecualian untuk daerah-daerah yang diberlakukan ketentuan khusus bagi pendistribusian BBM subsidinya.
"Seperti di Pulau Jawa yang mungkin justru lebih menurun distribusi BBM setiap tahunnya. Untuk di Sumatera memang trendnya selalu naik," ujar Erika.
(cha/ang)











































