Tahu Rakyat Bakal 'Tekor' Jika TDL Naik, Pemerintah Kaji Plan B

Tahu Rakyat Bakal 'Tekor' Jika TDL Naik, Pemerintah Kaji Plan B

- detikFinance
Rabu, 14 Mar 2012 20:15 WIB
Tahu Rakyat Bakal Tekor Jika TDL Naik, Pemerintah Kaji Plan B
Jakarta - Komisi VII DPR mayoritas menolak adanya usulan pemerintah untuk menaikan tarif dasar listrik (TDL) sebesar 9% secarta bertahap, pemerintah segera menyiapkan plan atau rencana B. Apa itu?

"Kalau urusan kenaikan BBM naik berjalan lancar artinya 1 April nanti BBM naik, kami menyadari betapa beratnya rakyat jika TDL juga naik," kata Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik di gedung DPR, Rabu (14/3/2012).

Memang kata Jero, sejak awal inginnya TDL naik, dimana ditentukan dalam APBN 2012 pada 1 april TDL naik 10%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tetapi melihat banyaknya penolakan, bahkan hampir mayoritas fraksi di komisi VII meminta ditunda, dan BBM juga akan naik, agar rakyat tidak terpukul dua kali, pemerintah akan menyiapkan plan B," kata Jero.

Plan tersebut kata Jero masih dikaji, apakah nantinya pemerintah menunda dulu, misal sekitar Oktober baru dinaikan atau malah TDL naik pada 2013. "Semuanya sedang kami persiapkan, tapi inikan belum final, siapa tahu mayoritas Komisi VII setuju TDL naik kita juga tidak tahu, belum ketok palu," ucapnya.

Namun yang jadi permasalahan yang perlu pengkajian kembali, apakah pengajuan subsidi Rp 49 triliun untuk subsidi listrik perlu ditambah lagi apabila DPR Tidak menyetujui TDL naik.

"Biar nanti Menkeu (Menteri Keuangan) yang hitung keuangannya, itu tugasnya bendahara negara," tandas Jero.

Seperti diketahui hampir semua fraksi di Komisi VII meminta TDL tidak naik tahun ini, bahkan ada yang menolak seperti Fraksi PKB ada pula yang belum menentukan sikap akapah menolak atau setuju yakni Fraksi PDI-Perjuang, pasalnya masih menunggu jawaban dari PLN dari kinerjanya selama ini, diharapkan hasilnya bisa membuat PLN dapat melakukan efesiensi seketat mungkin sehingga TDL tidak perlu dinaikan.


(rrd/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads