Listrik Batal Naik, Pemerintah SBY 'Tarik Ikat Pinggang'

Listrik Batal Naik, Pemerintah SBY 'Tarik Ikat Pinggang'

- detikFinance
Kamis, 15 Mar 2012 17:09 WIB
Listrik Batal Naik, Pemerintah SBY Tarik Ikat Pinggang
Jakarta - Pemerintah terpaksa membatalkan kenaikan tarif dasar listrik (TDL) 10% tahun ini karena tidak didukung oleh partai-partai di DPR. Sebagai risikonya pemerintah bakal makin irit.

"Kita harus mengencangkan ikat pinggang. TDL ditunda tahun depan," jelas Wakil Menteri ESDM Widjajono Partowidagdo di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (15/3/2012).

Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) ini menyatakan akibat batalnya kenaikan TDL maka pemerintah mengurangi anggaran perjalanan dinas dan rapat. Karena angka subsidi listrik bakal naik akibat batalnya kenaikan TDL.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di tempat yang sama, Menko Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan batalnya kenaikan TDL membuat subsidi listrik membengkak Rp 5 triliun. Diakui Hatta penundaan kenaikan TDL ini sangat beralasan agar industri dan masyarakat tak diberatkan lagi pasca kenaikan harga BBM subsidi.

Menteri ESDM Jero Wacik sebelumnya mengatakan pemerintah memutuskan untuk tidak menaikkan Tarif Dasar Listrik (TDL) sebesar 9% seperti diajukan dalam RAPBN-P 2012. Jero memandang pemerintah masih mempunyai empati terhadap rakyat.

Sebelumnya, pemerintah dalam RAPBN-P 2012 mengajukan kenaikan TDL secara bertahap sebesar 9%. Pada Mei-Juli TDL naik 3%, pada Agustus-Oktober naik 3%, November-Desember 3%.


(dnl/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads