Jelang Kenaikan Harga BBM, Premium Eceran Semakin Melonjak di Kaltim

Jelang Kenaikan Harga BBM, Premium Eceran Semakin Melonjak di Kaltim

- detikFinance
Sabtu, 17 Mar 2012 16:10 WIB
Jelang Kenaikan Harga BBM, Premium Eceran Semakin Melonjak di Kaltim
Samarinda - Menjelang kenaikan BBM premium dan solar per tanggal 1 April 2012 mendatang, membuat pedagang premium eceran kian marak di sejumlah daerah di Kalimantan Timur. Harga jual jenis premium misalnya, bervariatif dari Rp 7.000 hingga Rp 10.000 per liter.

Pengamatan detikcom di Samarinda, Sabtu (17/03/2012), pedagang BBM eceran marak ditemui antara lain di Jl Bung Tomo, Jl Pasundan, Jl RE Martadinata, Jl DI Pandjaitan, Jl Ampera, serta Jl Cendana. Mereka menjual dengan harga bervariatif antara Rp 6.000 hingga Rp 7.000 per liter.

"Harganya Rp 7.000 perliter, Pak. Mau tidak mau kita beli. Soalnya di SPBU keseringan tutup kehabisan stok. Kalaupun buka, sebentar saja sudah habis," kata Irawan, warga Jl Ampera, Palaran, usai membeli premium eceran kepada detikFinance, Sabtu (17/03/2012) siang WITA.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Irawan mempertanyakan, 2 SPBU di sekitar tempat tinggalnya, tepatnya di Jl Bung Tomo Samarinda Seberang serta Jl Ampera, Palaran, seringkali tidak menjual premium. Padahal, pedagang premium eceran di sekitar SPBU tersebut tidaklah sedikit.

"Bagaimana bisa di SPBU, tutup. Tapi di eceran, malam semakin banyak menjual premium eceran," ujar Irawan.

Sedangkan di Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, pun demikian. Premiun di wilayah itu, dijual Rp 10.000 per liter, menyusul kelangkaan memperoleh premium di SPBU.

"Naik, tidak naik bensin (premium) sama saja. Tetap saja sulit dapat bensin di SPBU. Di Samarinda aja sulit, apalagi di sini (Anggana)," kata Selamet Riyanto, warga Anggana ketika dihubungi detikcom.

Ditemui terpisah, menyikapi maraknya penjualan premium eceran di Samarinda, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arief Prapto Santoso menegaskan, kepolisian masih mengeluarkan imbauan agar para pedagang eceran mulai mengurangi banyaknya premium eceran yang dijual ke masyarakat.

"Kita masih mengimbau. Karena, sedikit banyak penjualan BBM itu justru mengurangi jatah pengguna premium secara umum untuk membelinya dari SPBU," kata Arief.

Sebelumnya diberitakan, BBM premium masih langka diperoleh masyarakat yang tinggal di utara Kalimantan Timur. Di Kabupaten Berau misalnya, premium eceran dijual hingga Rp 15.000 per liter.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads