"Kita sedang mempersiapkan untuk mematangkan kompensasi, kalau nanti pemerintah mengumumkan kenaikan BBM, maka harus ada kompensasi kepada rakyat yang kurang mampu, harus itu, tanpa itu tidak adil negeri ini," kata Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik seusai Penyampaian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Tahunan Pajak 2011 oleh Presiden, Wakil Presiden, Pejabat Tinggi Negara dan Pejabat Negara Tahun 2012, di Kementerian Keuangan, Senin (19/3/2012).
Ketika ditanyakan kematangan kesiapan dan sosialisasi kompensasi BLSM, Jero mengibaratkan seperti orang yang akan mantu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditambahkannya, seperti acara pentas olahraga se-Asia Tenggara yakni Sea Games yang pada hari terakhir banyak yang bilang tidak siap. "Sea Games itukan dianggap tidak siap, ada gundukan tanah itu kan memang untuk trail begitu dibilang tidak siap, tidak siap, buktinya malah sampai juara umum," tegasnya.
Terkait jumlah penerima BLSM, Jero yakin pasalnya pemerintah punya pengalaman ketika BLT sebelumnya.
"Kita sudah punya pengalaman yang dulu dan itu yang disempurnakan untuk sekarang lebih baik," ujarnya.
Jadi Poin utamanya kata Jero yakni pemerintah sangat serius mempersiapkan kompensasi kepada rakyat tidak mampu terhadap kenaikan harga BBM.
"Poin utamanya adalah pemerintah serius mempersiapkan kompensasi, penerimanya berapa? Itu nanti ada angka statistiknya, itu sudah dibikin, kantor pos yang akan ikut konstribusi disitu, jadi saya minta wartawan sosialisasikan-lah dengan baik, walaupun nanti BBM akan naik maka kompensasi untuk rakyat kurang mampu akan dapat, kalau ada dampak, dampaknya itu tidak terlalu besar bagi mereka," tandas Jero.
(rrd/dru)











































