Ironis! BBM Pertamina Langka, Warga Perbatasan Pilih Bensin Malaysia

Ironis! BBM Pertamina Langka, Warga Perbatasan Pilih Bensin Malaysia

- detikFinance
Senin, 19 Mar 2012 16:46 WIB
Ironis! BBM Pertamina Langka, Warga Perbatasan Pilih Bensin Malaysia
Samarinda - Kelangkaan BBM Pertamina jenis premium terus terjadi di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur (Kaltim) yang berbatasan dengan Malaysia. Minimnya pasokan dari Pertamina, membuat masyarakat setempat akhirnya menggunakan premium asal negeri jiran tersebut.

Di Pulau Sebatik, tidak ada satupun berdiri Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), melainkan hanya mengandalkan 1 unit UPMS (unit pemasaran). Daerah Sungai Nyamuk dan Aji Kuning di Pulau Sebatik misalnya, premium yang diproduksi Pertamina, nyaris tidak terlihat dijual masyarakat. Sebaliknya, masyarakat dengan mudah menemukan, membeli dan menggunakan premium asal Malaysia bagi kendaraan mereka.

"Sudah puluhan tahun, sulit menemukan premium Pertamina. Makanya kami di sini, rata-rata menggunakan premium dari Malaysia," kata warga Nunukan Fahrurozi, ketika dihubungi detikFinance, Senin (19/03/2012

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, menurut Camat Sebatik Barat Burhanuddin, premium Malaysia di Sebatik Barat, dijual dengan harga 2 ringgit 50 sen atau setara Rp 6.000-Rp 7.000 per liter. Ketersediaan premium asal Malaysia di wilayahnya sudah berlangsung sejak lama.

"Susah kalau dapatkan dari Pertamina. Karena memang persoalan jalur distribusi dari Pertamina, hingga saat ini belum terpecahkan. Jadi, kita gunakan premium Malaysia," terang Burhanuddin.

Selain bensin premium, warga Indonesia di wilayah perbatasan dengan Malaysia juga sudah lama menggunakan tabung elpiji 12 Kg produksi Petronas daripada Malaysia. Lagi-lagi alasannya, pasokan barang tersebut lebih banyak disuplai dari negara tetangga.

(hen/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads