Hal tersebut seperti dikatakan Vice President Communication PT Pertamina (Persero), Moch Harun, dikatakannya demi keamanan masyarakat terhadap aksi demontrasi yang terkadang sampai anarkis mulai penyegelan SPBU dan truk-truk pengangkut BBM, maka Pertamina mengantisipasi tidak mendistribusikan BBM di jalur yang marak demontrasi.
"Ini demi keamanan kita semua, pasalnya seperti penyetopan truk tangki BBM, jika anarkis bahkan ada disampai main bakar ban di dekat tangki minyak dampaknya sangat berbahaya, bayangkan saja kalau tangki pembawa BBM tersulut api, kemungkinan besar truk bisa meledak, dan bisa menimbulkan korban jiwa," ujar Harun ketika ditemui di Kantornya Jl. Medan Merdeka Timur No.1A Jakarta Pusat, Kamis (22/3/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena tadi truk pengangkut BBM tidak akan melewati jalur-jalur tersebut, sehingga SPBU yang berada di dalam jalur marak demontrasi tidak bisa melayani penjualan BBM karena tidak ada pasokan dari truk-truk tangki," tandas Harun.
(rrd/dru)











































