Duh! BBM Jadi Rp 6.000, BBG Siap Nyusul Jadi Rp 4.100

Duh! BBM Jadi Rp 6.000, BBG Siap Nyusul Jadi Rp 4.100

- detikFinance
Senin, 26 Mar 2012 14:40 WIB
Duh! BBM Jadi Rp 6.000, BBG Siap Nyusul Jadi Rp 4.100
Jakarta - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi pada 1 April 2012 yang tinggal menunggu ketokan palu alias persetujuan DPR Rp 6.000 per liter, akan disusul kenaikan harga Bahan Bakar Gas (BBG). Harga BBG naik menjadi Rp 4.100 per liter setara premium (lsp).

Hal tersebut seperti diungkapkan Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Widjajono Partowidagdo, antara pemerintah dan DPR sudah ‘sepakat’, harga Bahan Bakar Gas akan naik setelah kenaikan harga BBM.

"Harga BBG bakal naik setelah BBM jadi dinaikan (1 April 2012), pasalnya kalau dinaikan sekarang, tidak ada yang beli karena kemahalan, BBM-nya masih murah (Rp 4.500 per liter)," kata Widjajono ketika ditemui di ruang Kerjanya di Kementerian ESDM, Senin (26/3/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kenaikan harga BBG sendiri kata Widjajono justru akan meningkatkan penggunaanya, dengan harga Rp 4.100 per liter setara premium akan membuat swasta tertarik mengembangkan infrastruktur gas, kalau Rp 3.100 seperti harga saat ini terlampau murah sehingga swasta tidak berminat.

"Kalau Rp 4.100 lsp swasta bakal mau kembangin, sementara jika BBM Rp 6.000 per liter, disparitas harga antara BBM dan BBG membuat masyarakat mau beralih ke gas," tandasnya.

Sebelumnya Dirjen Migas, Evita Legowo mengatakan peraturan kenaikan harga BBG sudah hampir selesai dan harga sudah disepakati naik Rp 1.000 atau menjadi Rp 4.100 per liter.

(rrd/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads