Demikian disampaikan oleh Kepala Divisi Niaga PT PLN, Benny Marbun ketika ditemui di Cikarang, Bekasi, Senin (26/3/2012).
"Ada potensi terganggu (pasokan listrik masyarakat kecil), tetapi kita akan lakukan yang terbaik lah," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau kita melakukan penghematan katakanlah di kantor-kantor, dan di pemerintahan. Satu lampu jalan saja misalnya kita ubah satu lampu merkuri menjadi lampu yang hemat energi seperti solar cell, lampu penerangan jalan itu 250 watt sekitar 300 VA lah, dia ganti ke sollar cell itu bisa menyambung satu rumah 450 VA kan," ungkapnya.
Hal yang sama dikemukakan oleh Menteri Keuangan, Agus Martowardoyo di sela-sela rapat bersama Badan Anggaran DPR RI, kemarin (25/3). Agus menuturkan bahwa akan terjadi pemadaman listrik secara bergantian dan 2,5 juta penduduk terancam tidak bisa memasang listrik baru.
"Kalau tidak ditambahin subsidi energi itu yang akan terjadi ada 2,5 juta rumah tangga tidak bisa pasang listrik. Dan kalau subsidi listrik tidak ditambah maka di beberapa daerah ada pemadaman. Dan juga dikhawatirkan, PLN tidak bisa menyelesaikan pembangunan proyeknya dan juga PLN ada hutang yang menyalahi janji pada kreditur karena rasio yang tidak dapat dipenuhi," jalas Agus kemarin.
Meski demikian, Benny berharap pemerintah masih bisa mengusahakan bantuan perihal subsidi ini. Karena jika tidak akan terjadi kesulitan-kesulitan yang dialami PLN.
"Ya dan juga kita harapkan pemerintah bisa membantu menutup kebutuhan operasionalnya PLN, sehingga kebutuhan subsidi Rp 43 triliun yang kita harapkan itu bisa tertutup lah," tutupnya.
(zul/dru)











































