Sutan Bhatoegana : Dalang Kenaikan BBM Bukan Pemerintah dan PDI-P

Sutan Bhatoegana : Dalang Kenaikan BBM Bukan Pemerintah dan PDI-P

- detikFinance
Selasa, 27 Mar 2012 13:44 WIB
Sutan Bhatoegana : Dalang Kenaikan BBM Bukan Pemerintah dan PDI-P
Jakarta - Ribuan demonstrasi dari berbagai kalangan dijadwalkan bakal β€˜menyerbu’ obyek-obyek vital di Ibu Kota Negara Jakarta, mulai dari Istana Negara, Gedung DPR, dan lainnya. Aspirasi para pendemo tidak lain menolak rancana pemerintah terhadap kenaikan bahan bakar minyak (BBM) Rp 6.000 per liter.

Bahkan anda pemandangan yang unik di depan gedung DPR, sebuah sepanduk salah satu kader PDI-P yang bertuliskan β€˜Effendi Simbolon Dalang Kenaikan BBM!!!’, padahal seperti diketahui justru PDI-P merupakan salah satu partai yang getol menolak rencana kenaikan BBM.

Namun menurut Politisi Partai Demokrat yang juga Anggota Komisi VII DPR, Sutan Bhatoegana mengatakan bukanlah pemerintah, bukanlah Partai Demokrat atau PDI-P yang menjadi dalang pemerintah harus menaikan harga BBM menjadi Rp 6.000 per liter.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalangnya tidak lain adalah harga minyak dunia yang terlalu tinggi, yang sekarang saja berada di harga US$ 107 per barel sehingga membuat subsidi BBM membengkak dan memberatkan keuangan negara," kata Sutan kepada detikFinance, Selasa (27/3/2012).

Ditambahkannya, apalagi dengan kenaikan setiap 1 barel saja, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus menanggung subsidinya sebesar Rp 900 miliar. Sudah barang tentu kondisi tersebut memberatkan ekonomi nasional.

"Bayangkan tiap kenaikan 1 barel APBN kita harus menambah subsidi BBM Rp 900 miliar, itulah yang seharusnya menjadi dalang utama dan paling utama pemerintah harus menaikan harga BBM," tandasnya.

(rrd/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads