Bahkan anda pemandangan yang unik di depan gedung DPR, sebuah sepanduk salah satu kader PDI-P yang bertuliskan βEffendi Simbolon Dalang Kenaikan BBM!!!β, padahal seperti diketahui justru PDI-P merupakan salah satu partai yang getol menolak rencana kenaikan BBM.
Namun menurut Politisi Partai Demokrat yang juga Anggota Komisi VII DPR, Sutan Bhatoegana mengatakan bukanlah pemerintah, bukanlah Partai Demokrat atau PDI-P yang menjadi dalang pemerintah harus menaikan harga BBM menjadi Rp 6.000 per liter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditambahkannya, apalagi dengan kenaikan setiap 1 barel saja, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus menanggung subsidinya sebesar Rp 900 miliar. Sudah barang tentu kondisi tersebut memberatkan ekonomi nasional.
"Bayangkan tiap kenaikan 1 barel APBN kita harus menambah subsidi BBM Rp 900 miliar, itulah yang seharusnya menjadi dalang utama dan paling utama pemerintah harus menaikan harga BBM," tandasnya.
(rrd/dru)











































