Keputusan bersama pemerintah dan DPR terkait subsidi listrik sebesar Rp 64,97 triliun jangan membuat PT PLN (Persero) patah semangat. Menteri BUMN, yang juga mantan Dirut PLN, Dahlan Iskan menilai perseroan kini kurang bekerja keras.
Demikian disampaikan Dahlan di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (27/3/2012).
"Kerja kerasnya harus seperti saya (saat menjabat Dirut PLN) itu juga sudah cukup," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dahlan pun yakin keputusan subsidi listrik yang sepakati dalam Badan Anggaran (Banggar) sudah cukup dalam membiayai operasional PLN. "Cukuplah itu. Di mana harus melakukan percepatan proyek-proyek PLTU. PLN selama ini terlalu lama, yang mestinya waktu itu nggak pakai BBM, masih pakai BBM," tambahnya.
Ancaman gagal bayar atas utang PLN jika subsidi listrik hanya Rp 65 triliun, bagi Dahlan harusnya bisa dihindari. Bagaimana caranya? "Itu urusan manajemen (PLN) untuk menghindari default," imbuhnya. (wep/dru)











































