Ini Kisah Warga di Kawasan Timur Indonesia Soal Harga BBM

Ini Kisah Warga di Kawasan Timur Indonesia Soal Harga BBM

- detikFinance
Kamis, 29 Mar 2012 13:10 WIB
Ini Kisah Warga di Kawasan Timur Indonesia Soal Harga BBM
Jakarta - Harga bahan bakar bersubsidi (BBM) premium di wilayah timur mulai dari Kalimantan sampai Papua dikabarkan dijual di atas Rp 4.500 per liter. Bahkan di Papua harganya bisa mencapai Rp 70.000 per liter, benarkah itu?

Namun menurut beberapa warga di Papua dan Kalimantan, bahwa hingga sampai saat ini harga premium atau BBM di daerahnya tetap sama dengan harga yang di beli di Pulau Jawa sebesar Rp 4.500 per liter jika membeli di SPBU Pertamina.

"Tidak ada yang berbeda, bahkan ada yang bilang di Papua sudah lama beli BBM Rp 18.000 per liter lah bahkan ada yang bilang Rp 70.000 per liter kalau pas langka. Tapi saya dari dulu beli bensin ya Rp 4.500 per liter di SPBU," kata Zubaidah warga Papua Barat kepada detikFinance, Kamis (29/3/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Zubaidah, selama membeli di SPBU harganya tetap sama dengan harga di kota-kota besar di Indonesia. Tetapi lain halnya kalau beli di eceran, apa lagi ditempat-tempat yang jauh dari SPBU, harganya di atas Rp 4.500 per liter.

Hal yang sama juga diungkapkan Taslimin warga Manokwari, harga BBM disini sama saja tidak ada yang berbeda. "Kalaupun beli dieceran memang kadang harganya Rp 5.000-Rp 6.000 per liter. Tapi memang kadang dengan jumlah SPBU yang hanya sekitar 3 dikota, sering kehabisan. Entah diborong pengecer atau terbeli masyarakat. Namun kalau sudah kosong, dipengecer harganya bisa sampai Rp 10.000 per liter bahkan lebih tapi itu jarang terjadi," ujarnya.

Bagaimana di Kalimantan?, menurut Kusuma Dewi salah satu warga di Samarinda Kalimantan Timur, harga BBM tetap sama, tidak ada yang berbeda. "Namun untuk beli di SPBU memang butuh usaha sedikit, ini karena tiap SPBU sering terjadi antrean panjang, apa lagi kalau pagi hari sama malam hari," ujarnya.

Tapi kata Dewi, saat ini antrean panjang di SPBU agak lebih ringan dibandingkan beberapa tahun lalu, seiring makin bertambahnya jumlah SPBU Pertamina di kotanya.

(rrd/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads