Sebelumnya rata-rata harga satu botol bensin premium di pengecer Rp 5.000, atau lebih mahal Rp 500 dibanding harga di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Namun seiring dengan dengan rencana kenaikan harga BBM April mendatang, pengecer sudah menaikkan harga bensin premium menjadi Rp 5.500 per botol.
Kenaikan harga bensin eceran disebabkan sulitnya mereka memperoleh premium dari SPBU. Mereka tidak mudah lagi membeli premium dengan menggunakan jerigen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kenaikan harga Rp 500 ini, tidak membuat pelanggannya berkurang. Salah seorang pembeli, Anci (30) menyatakan ia dapat memahami kenaikan itu, mengingat harga-harga yang lain juga sudah mulai naik. Selain itu, dia juga merasa kejauhan jika harus ke SPBU.
"Masalahnya, kalau harga BBM betul-betul dinaikkan pemerintah, berapa pula lagi harga di pengecer," tukas Anci yang bekerja di salah satu toko penjual bangunan.
(rul/hen)











































