Ingat! BBM Bersubsidi Masih Bisa Naik Tahun Ini

Ingat! BBM Bersubsidi Masih Bisa Naik Tahun Ini

- detikFinance
Sabtu, 31 Mar 2012 01:05 WIB
Ingat! BBM Bersubsidi Masih Bisa Naik Tahun Ini
Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akhirnya memutuskan untuk 'menunda' kenaikan BBM bersubsidi. Mengapa menunda? Pasalnya, DPR memutuskan untuk 'menyelipkan' ayat 6a dalam pasal 7 ayat 6.

Pasal 7 ayat 6a berisi poin "Dalam hal rata-rata minyak mentah Indonesia (Indonesia Crude Oil/ICP) dalam hal ini bisa mengalami kenaikan atau mengalami penurunan 15% secara rata-rata dalam waktu 6 bulan maka pemerintah dapat menyesuaikan harga BBM"

Ketua DPR Marzuki Alie Jumat Malam (30/3/2012) telah mengesahkan RAPBN-P 2012 menjadi APBN-P 2012 dimana opsi 2 yang 'menyelipkan' ayat 6a menjadi bagian didalamnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari pasal tersebut sangat tegas menyatakan, apa yang terjadi kedepan maka kenaikan BBM bergantung kepada harga minyak mentah Indonesia. Asumsi dalam APBN-P 2012, ICP ditetapkan sebesar US$ 105 per barel. Berarti jika rata-rata selama 6 bulan ICP mencapai US$ 120,75 maka BBM bisa naik menjadi Rp 6.000 per liter.

Berdasarkan data dari Kementerian ESDM, ICP rata-rata untuk 6 bulan ke belakang dari saat ini adalah US$ 116,49 per barel dengan rincian ICP Oktober 2011 US$ 109,25 per barel, November 2011 US$ 112,94, Desember 2011 US$ 110,70, Januari 2012 US$ 115,90 per barel, Februari 2012 sebesar US$ 122,17 per barel, dan Maret 2012 sebesar US$ 128 per barel.

Dengan realisasi harga itu, maka dalam 6 bulan ini kenaikan rata-rata ICP masih 10,94% dibandingkan asumsi harga minyak yang ditetapkan pemerintah dalam RAPBN-P 2012 sebesar US$ 105 per barel. Jadi, masih di bawah 15%, sehingga pemerintah belum bisa menaikkan harganya.
(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads