Seperti dikatakan Supriyadi, pengawas SPBU di Kemang, Jakarta Selatan. Dia menuturkan ketersediaan stok BBM saat ini masih aman, hanya terjadi keterlambatan dalam pengiriman BBM.
"Sampai sekarang masih aman, stok sampai nanti malam cukup. Tadi pagi saya sudah pesan lagi 16 ribu liter, dikirimnya nanti sore," ujarnya saat wawancara dengan detikFinance (31/3).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu mustahil ya kalau nimbun di SPBU. Kita kan melayani 24 Jam, kalau SPBU saya tutup tapi stoknya ada, itu baru namanya nimbun," tegasnya.
Hal senada diungkapkan oleh pengawas SPBU di Warung Buncit, Firdaus. Dia mengatakan bahwa penimbunan ini tidak mungkin dilakukan karena Pertamina dan aparat kepolisisan secara rutin melakukan sidak ke SPBU utnuk memastikan tidak adanyta kecurangan dalam hal ini.
"Itu enggak masuk akal, kan Pertamina dan kadang-kadang aparat dateng meriksa. Kita punya ATG (tangki monitor), jadi gak mungkin kita bohong, bilang kosong padahal ada," katanya.
Kedua pengawas SPBU itu pun tidak pernah melayani pembeli dengan jumlah besar menggunakan jerigen. Mereka mengaku akan dikenakan sanksi yang cukup berat apabila pertaturan tersebut dilanggar yaitu penutupan SPBU nya selama 3 bulan.
(zul/ang)











































