Pemerintah meminta pengguna mobil mewah untuk tidak beralih menggunakan bensin premium di saat harga bensin pertamax capai Rp 10.200 saat ini. Jika ada mobil mewah yang menggunakan bensin premium, itu sangat kelewatan.
Demikian disamapaikan oleh Menko Perekonomian Hatta Rajasa ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (2/4/2012).
"Jadi tolong, kalau perlu sekali-kali diintip mobil mewah kok mengisi premium, dimasukkin ke koran, begitu dong. Intip, jaga di pos-pos, kalau terlihat difoto. Kelewatan itu namanya," tegas Hatta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diakui Hatta, saat ini sulit untuk meyakinkan masyarakat soal perlunya menaikkan harga BBM subsidi. Apalagi di DPR rencana kenaikan harga BBM menjadi persoalan yang kental nuansa politiknya.
Perbedaan harga antara premium (Rp 4.500) dengan pertamax (Rp 10.200) bakal membuat pemerintah menghadapi persoalan baru antara lain maraknya penyelundupan BBM.
"Orang jadi tergoda untuk tidak mau berhemat dan orang akhirnya juga tidak mau mengembangkan energi alternatif karena masih ada BBM subsidi yang murah. Jadi masih banyak kerugiannya. Tapi keputusan dewan adalah keputusan ayang harus kita jalankan, pemerintah harus jalankan keptusan itu," kata Hatta.
Seperti diketahui, saat ini harga bensin pertamax mencapai Rp 10.200 per liter atau jauh lebih mahal di atas premium yang masih Rp 4.500 per liter. Akhirnya banyak ditemukan mobil-mobil mewah ikutan pindah ke premium, contohnya mobil jenis Alphard.
Alphard, jenis Mobil pabrikan Toyota sedang isi bensin jenis Premium ramai diperbincangkan di situs jejaring sosial. Melalui situs jejaring Twitter, seseroang dengan akun @imanlagi memposting mobil mewah tersebut tengah mengisi Premium.
Setelah detikFinance menelusuri foto tersebut, memang terlihat mobil Alphard berwarna putih dengan nomor polisi B 888 TR ini tengah mengisi bensin jenis premium. Terlihat pompa injeksi berwarna kuning ini sedang 'nyangkut' di Alphard tersebut.
Selain itu foto ada juga foto yang dikirimkan oleh yudhiharyadi@gmail.com ke detikFinance. Tak diberikan keterangan di SPBU mana yang jelas pengguna Alphard ini memilih bensin yang disubsidi oleh pemerintah. (dnl/dru)











































