Seperti dikemukakan oleh salah seorang pegawai SPBU Total di Kawasan Buncit Jakarta yang tak mau disebutkan namanya, menurut SPBU-nya mendapatkan dampak positif dari tingginya harga Pertamax Pertamina.
"Pagi tadi Alhamdulillah lumaya rame. Banyak, lebih dari biasanya," ungkap petugas itu kepada detikFinance, Selasa (2/4/12).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Biasanya penjualan kita satu shift itu 1,5 lah, 1,5 Ton. Tadi pagi terjual 2,5 Ton," katannya.
Setali tiga uang, salah satu SPBU Petronas di Jakarta yang mendapatkan konsumen 'pelarian' dari Pertamina akibat harga Pertamax yang melonjak. "Sebagian udah keliatan, tapi gak terlalu banyak," ungkap seorang pegawai SPBU Petronas.
Pegawai Petronas ini menuturkan kemarin (Senin), ia bisa mendapatkan keuntungan lebih dari 30% dari konsumen. "Kemarin kita dapet 2 Ton, biasanya 1 sampai 1,5. Konsumen yang datang biasanya sih pelanggan," tambahnya.
Seperti tak mau kalah dengan Pertamina. SPBU Swasta pun kini mulai menaikan harganya. Seperti salah satunya di Total yang menaikan harga BBM nya sampai Rp 400 menjadi Rp 9.950 per liter.
"Semuanya naik jam 2 tadi. Naiknya beda-beda," kata pegawai Total tersebut.
(zul/hen)











































