Bahkan partai berlambang pohon beringin tersebut meminta pemerintah meniadakan penjualan premium di semua SPBU yang berada di tengah kota.
Wakil Bendahara Umum DPP Golkar bidang Energi Sumber Daya Alam (ESDA) Dito Ganinduto mengatakan, memang seharusnya SPBU yang berada di tengah kota tidak lagi jualan BBM bersubsidi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Dito, penjualan premium sebaiknya hanya ada di daerah pinggir kota. "Ini penting, karena kalau terus dibiarkan mobil mewah akan terus-terusan konsumsi BBM bersubsidi sementara tidak ada aturan yang melarangnya," kata Gito.
Ditambahkan Anggota Komisi VII DPR ini, setelah pemerintah batal menaikan harga BBM, dan kuota BBM bersubsidi dibatasi hanya 40 juta KL, dan pada kenyataannya banyak mobil kelas atas pakai premium, seharusnya pemerintah segera buat peraturan pembatasan BBM.
"Kalau tidak kuota jebol, subsidi membengkak. Asal tahu saja kuota untuk bulan Maret saja sudah jebol 11%, jadi pemerintah harus cepat buat aturan tegas," tegasnya.
(mad/hen)











































