Tidak bisa dibiarkan mobil-mobil mewah macam Alphard, untuk terus menyedot BBM bersubsidi (premium) yang bukan menjadi haknya. Untuk itu Anggota Komisi VII DPR Sutan Bhatoegana mengusulkan adanya gerakan modal hemat energi.
"Memang ada imbauan untuk hemat energi. Ada gerakan modal untuk itu dari pemerintah. Kita buat semacam gerakan disiplin nasional," kata Sutan di DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (3/4/2012).
Ia mengaku, sanksi moral berupa hasil foto pengisian BBM subsidi dari mobil mewah lebih efektif dari pada sanksi hukuman. "Kalau moral jauh lebih dahsyat dari pada dihukum. Moral itu selamanya, karena bisa dilihat plat nomornya," paparnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Komisi VII juga telah melihat profesional yang mampu mendesain sistem otomatis saklar lampu. Hal ini dianggap efektif dalam menghemat energi nasional.
(wep/dru)











































