Mobil Dinas & Angkot Pakai BBG, Bisa Ngirit Subsidi Rp 18,9 Triliun

Mobil Dinas & Angkot Pakai BBG, Bisa Ngirit Subsidi Rp 18,9 Triliun

- detikFinance
Rabu, 04 Apr 2012 13:43 WIB
Mobil Dinas & Angkot Pakai BBG, Bisa Ngirit Subsidi Rp 18,9 Triliun
Jakarta - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyatakan 15% dari total subsidi BBM dipakai oleh kendaraan dinas serta angkutan umum dan barang. Jika dialihkan ke BBG, subsidi bisa diirit minimal Rp 18,9 triliun.

Hal ini disampaikan oleh Anggota BPK Ali Masykur Musa di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (4/4/2012).

"Itu (konversi ke BBG) akan bisa mengurangi beban subsidi minimal secara langsung Rp 18,9 triliun," ujar Ali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun ada syarat jika pemerintah mau mengkonversi mobil dinas, angkutan umum dan barang menggunakan BBG. Pertama, pemerintah harus menyediakan converter kit terlebih dahulu dan kedua memperbanyak SPBG.

Langkah konversi ini, ujar Ali, bisa menambah kenyamanan pengguna kendaraan bermotor karena mendapatkan mendapatkan bahan bakar yang murah.

"Saya berani mengatakan efisiensi dari perpindahan kendaraan pribadi, umum, dan barang itu bisa mengefisienkan Rp 40 triliun. Dengan begitu pemerintah dan masyarakat nggak perlu gusar, terhadap kenaikan harga BBM karena dapat mengurangi sebesar itu maka dari itu subsidi BBM yang sebesar 40 juta kiloliter masih terjaga rapih," tutur Ali.


(dnl/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads