Jika Premium Jadi Rp 6.000/Liter, Mobil Mewah Bertahan Pakai Pertamax

Jika Premium Jadi Rp 6.000/Liter, Mobil Mewah Bertahan Pakai Pertamax

Wahyu Daniel - detikFinance
Kamis, 05 Apr 2012 12:36 WIB
Jika Premium Jadi Rp 6.000/Liter, Mobil Mewah Bertahan Pakai Pertamax
Jakarta -

Kenaikan harga BBM subsidi memang hanya jadi jalan satu-satunya yang paling efektif untuk bisa menekan anggaran subsidi yang saat ini tidak tepat sasaran. Semua wacana pembatasan pemerintah tidak kuat dan pilihannya 'main-main' saja.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Direktur Reform Miner Institute, Komaidi Notonegoro kepada detikFinance, Kamis (5/4/2012).

"Program penghematan-penghematan sulit dilakukan dan banyak distorsi. Instrumen yang paling ideal hanya kenaikan harga BBM. Saat ini premium terlalu murah dibanding pertamax," kata Komaidi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini harga pertamax Rp 10.200 dan premium masih Rp 4.500 sehingga perbedaan sangat besar dan ini membuat orang pasti beralih ke premium yang sangat murah. "Kalau premium Rp 6.000, pengguna pertamax akan bertahan dan tidak pindah. Tapi sekarang selisihnya jauh," tegas Komaidi.

Dia menyesalkan soal proses politik di DPR yang pertimbangannya kurang jauh dalam membatalkan kenaikan harga BBM ini. "Kebijakan kenaikan ini sebenarnya paling mutlak. Sekarang pilihannya terkesan main-main," jelas Komaidi.

Seperti diketahui, Presiden SBY menyatakan akan membuat Inpres soal penghematan energi salah satunya mungkin membatasi penggunaan BBM untuk mobil mewah, karena harga BBM batal naik. Langkah penghematan dilakukan agar anggaran negara tidak defisit lebar.

(dnl/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads