Kadin: Lebih Miskin dari RI, Filipina Jual BBM Rp 12.000/Liter

Kadin: Lebih Miskin dari RI, Filipina Jual BBM Rp 12.000/Liter

Rista Rama Dhany - detikFinance
Kamis, 05 Apr 2012 16:53 WIB
Kadin: Lebih Miskin dari RI, Filipina Jual BBM Rp 12.000/Liter
Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengharapkan pemerintah segera menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, pasalnya harganya yang terlalu murah sementara negara-negara di Asia yang lebih miskin dari pada Indonesia jauh lebih tinggi harga BBM-nya.

"Masyarakat harus mengerti, sudah sangat realistis harga BBM itu naik, karena harga minyak dunia terus melonjak, makanya dunia usaha mendukung kenaikan harga BBM," kata Ketua Umum Kadin, Suryo Bambang Sulisto, ketika ditemui di Kantornya, Kamis (5/4/2012).

Dikatakannya, Indonesia merupakan negara yang paling murah jual harga BBMnya, dan itu dikarenakan adanya subsidi yang besar. Padahal negara yang lebih miskin dari Indonesia yakni Philipina jual BBM-nya Rp 12.000 per liter.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Philipina saja yang lebih miskin dari kita jual BBM nya Rp 12.000 per liter, bahkan Vietnam Rp 10.000 per liter, kita malah masih Rp 4.500," ujarnya.

Suryo mengatakan seharusnya pemerintah terus terang saja, karena yang menikmati harga BBM Rp 4.500 per liter justru dari kalangan yang mampu.

"Itu buktinya mobil mewah beli premium, mereka-mereka yang seperti ini lah yang sangat teriak kalau BBM naik," ucapnya.

Makanya , sambung Suryo Kadin sejak awal meminta BBM dinaikan saja. Dan pengehematannya itu digunakan untuk bangun Infrastruktur, pembangunan transportasi massal, pemberdayaan UKM dan lainnya.

(rrd/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads