Banyaknya mobil mewah yang menggunakan BBM bersubsidi membuat gerah semua kalangan termasuk Menteri Perdagangan era BJ Habibie, Rahardi Ramelan. Ia mengungkapkan kegeramannya melihat orang kaya dan pejabat yang masih menggunakan BBM bersubsidi untuk kendaraannya.
"Kalau ingin ngontrol BBM, semua mobil roda 4 selain plat kuning dilarang beli bensin premium. Gak peduli punya pemerintah atau bukan pemerintah," ungkap Rahardi usai menghadiri pertemuan Mantan Menteri Perdagangan, Senin (9/4/2012).
Rahardi juga menyebutkan dampak yang dihasilkan dari pelarangan ini terhadap kondisi keuangan negara. Dia juga menyindir pejabat negara yang masih menggunakan BBM bersubsidi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait wacana Wamen ESDM, Widjajono yang mewajibkan mobil di atas 1.500 cc menggunakan Pertamax. Ditanggapi dingin oleh mantan Menteri Perdagangan ini. Karena dinilai tidak efektif dan tidak akan berjalan.
"Kemaren saya dengar, pemerintah melarang mobil di atas 1.500cc menggunakan BBM bersubsidi, apakah pegawai SPBU tahu, mana mobil yang di atas 1.500, kenapa bikin aturan susah-susah, misal mobil dinas antri, apakah tahu RFS itu mobil dinas?," tegas Rahardi.
Dia juga menyebutkan pengaruh dari wacana kebijakan pembatasan mobil 1500cc ke atas dampaknya terhadap kondisi industri mobil di Indonesia.
"Biarin saja berkurang, itu akan berkurang traffic (kemcetan) dan itu lebih baik. Memang itu mobil nasional siap?" tambahnya.
(hen/dru)











































