JK: Pemkot Jakarta Hambat Realisasi Rusun 1.000 Tower

JK: Pemkot Jakarta Hambat Realisasi Rusun 1.000 Tower

- detikFinance
Jumat, 13 Apr 2012 14:31 WIB
JK: Pemkot Jakarta Hambat Realisasi Rusun 1.000 Tower
Jakarta - Program rusun 1.000 tower (rusunami/rusunawa) yang merupakan warisan mantan Wapres Jusuf Kalla (JK) minim realisasi. JK menyatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta sengaja menghalangi program tersebut.

Hal ini diutarakan JK di sela-sela acara penyerahan mobil donor darah dari Bank OCBC NISP kepada PMI Pusat, di kantor pusat PMI, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat (13/4/2012).

"Ya sangat kecil. Dulu kan pemerintah kotanya justru yang tidak positif, tidak aktif, malah menghalangi," kata JK.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Banyak kebijakan pemerintah daerah yang justru menyulitkan pembangunan rusun-rusun yang siap berdiri di pusat kota. Padahal dengan masyarakat tinggal di kota, membawa dampak positif. Efisiensi waktu tempuh menuju tempat beraktivitas.

"Menghalanginya macam-macam, tidak kasih izinlah. Padahal ini harus dilanjutkan. Jakarta ini aman kalau ada tempat orang di perumahan vertikal," tegasnya.

"Kalau bangunan horizontal, penuh itu lahan. Tidak ada tempat serapan air, bermain dan orang bernafas," ucap JK.

Sebelumnya, Deputi Perumahan Formal Kementerian Perumahan Rakyat Pangihutan Marpaung menerangkan baru 138 rusun yang terbangun dari target 1.000 tower. "Sekarang realisasinya 138, kalau kita hitung itu 10% lebih (13,8%) dikit dari 1000 tower," jelasnya beberapa waktu lalu

Program Rumah Susun 1000 Tower era Wapres Jusuf Kalla sejak 2007 lalu bertujuan untuk menyediakan tempat tinggal layak huni dengan harga terjangkau di pusat kota. Program ini mencakup Rusunawa (Rumah Susun Tanah Sewa) oleh pemerintah, dan juga Rusunami (Rumah Susun Tanah Miik) yang disediakan oleh pengembang.

(wep/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads