"Kita akan bahas kan dari dulu ada IT dan non IT. Kalau pakai IT butuh waktu mesti ada tender dan lain-lain. Kalau non IT itu bisa juga apakah dengan stiker itu masih dalam tahap pembahasan," kata Anggota Komite BPH Migas Ibrahim Hasyim, Jumat (13/4/2012)
Selain itu, untuk pilihan alat yang berbasis IT memang memerlukan waktu yang lebih lama dalam bentuk smart card.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan, untuk penggunaan stiker maka bekerjasama dengan polisi. Opsi untuk stiker elektronik harus ada pembicaraan dengan para pihak terutama untuk pengumpulan data itu.
"Tentu belum karena kita harus untuk diketahui tiap pembahasan awal melibatkan semua pihak. BPH migas akan mengawasi semua bentuk kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah," katanya.
(hen/dnl)











































