Demikian diungkapkan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas (Dirjen Migas) Evita Hernawati Legowo di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (16/4/2012).
"Kita siapkan Rp 400 miliar kepada BPH untuk melakukan pengawasan dan menyiapkan infrastrukturnya untuk adaptasi pembatasan BBM untuk kendaraan pribadi atau masyarakat umum," ujar Evita ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Senin (16/4/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain untuk pengawasan oleh BPH, Rp 964 miliar tersebut digunakan juga untuk pengadaan 14.000 converter kit CNG dan 10.000 converter kit LGV, service dan bengkel," tandas Evita.
(rrd/dnl)











































