"Kendaraan pemerintah pakai pertamax nanti tidak akan memberatkan anggaran tapi tetap bahkan justru hemat. Agar bisa lebih hemat nggak boleh pergi jauh-jauh," kata Jero di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (17/4/2012).
Jero mengharapkan, pembatasan konsumsi BBM subsidi dapat menekan angka konsumsi BBM bersubsidi sehingga tidak melewati kuota 40 juta kiloliter (KL) seperti ditetapkan dalam APBN-P 2012.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengatakan, biang kerok penyebab konsumsi BBM subsidi terus melonjak adalah terus bertambahnya jumlah kendaraan di dalam negeri.
"Setiap tahun kita tambah mobil 800.000 mobil, motor 7 juta unit terus mobil dan motor lama hidup dan terus pakai BBM, nggak ada kurang nambah terus," cetus Jero.
(rrd/dnl)











































