Jero Wacik: Batasi BBM Subsidi Berdasarkan CC Mobil Sulit Dilakukan

Jero Wacik: Batasi BBM Subsidi Berdasarkan CC Mobil Sulit Dilakukan

- detikFinance
Selasa, 17 Apr 2012 19:40 WIB
Jero Wacik: Batasi BBM Subsidi Berdasarkan CC Mobil Sulit Dilakukan
Jakarta - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik mengakui pembatasan BBM subsidi berdasarkan kapasitas mesin kendaraan (cc) sulit dilakukan. Pasalnya, di lapangan Pertamina akan mengalami kesulitan dan sulit pengawasannya.

"Buat aturannya mudah, pelaksanaannya yang sulit. Misalnya, kalau pake cc, masa orang mau beli bensin harus liat cc-nya," ujar Wacik saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (17/4/2012).

Menurut Wacik, cara paling mudah dalam melakukan penghematan adalah dengan pembatasan di kalangan pemerintah. "Nah pembatasan itu kan banyak caranya, yang mudah adalah lakukan pembatasan dari mobil pemerintah itu bisa pakai perintah," tegasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk itu, lanjut Wacik, pada akhir bulan ini akan diterbitkan aturan terkait penghematan BBM untuk kalangan pemerintah. "Makanya nanti akan ada sosialisasi, tapi aturannya dulu yang dikeluarkan akhir bulan ini, bentuknya ada permen, inpres ada Perpres juga, nanti kita lihat apa yang paling cocok. Setelah itu, kita lihat bagaimana cara kita atur," jelasnya.

Dalam aturan tersebut, Wacik menyatakan akan ada sanksi bagi aparat pemerintah yang tidak melakukan pembatasan BBM. Dengan adanya aturan tersebut maka diharapkan realisasi konsumsi BBM tidak melebihi kuota. Berdasarkan APBN-P kuota BBM ditetapkan sebesar 40 juta kilo liter, sementara jika tidak dilakukan pembatasan akan mencapai 47 juta kilo liter.

"Kan kuota BBM hanya 40 juta kilo liter, dengan belum boleh naik harga BBM dan harga Pertamax sudah Rp 10.000 lebih sementara premium Rp 4.500, yang tadinya pakai Pertamax balik lagi pakai premium. jadi over kuotanya akan makin besar kemungkinannya. Oleh karena itu akan dilakukan pembatasan," tandasnya.

(nia/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads