"Masih Pakai Premium??? Malu Doooooong!! Itu Kan BBM bersubsidi." Seperti itulah kata-kata yang terpampang dalam spanduk 'iklan' layanan masyarakat versi Kementerian ESDM.
Spanduk yang terletak di salah satu SPBU di Manggarai ini belum lama terpasang. Pantauan detikFinance, spanduk tersebut terpampang jelas di depan pintu masuk SPBU.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya mau dituliskan apa juga di spanduk ya enggak ngaruh. Orang belum ada larangan," kata seorang pengendara mobil Honda CRV yang tengah mengisi bensin premium kepada detikFinance di lokasi SPBU Manggarai, Selasa malam (17/4/2012).
Pengendara yang menolak menyebutlkan namanya itu mengaku telah lama menggunakan premium di mobilnya. "Mahal pertamax. Logis aja mas. Harganya mahal," tuturnya.
Anggota Komisi XI Arif Budimanta mengungkapkan upaya Kementerian ESDM dalam mensosialisasikan pemakaian pertamax tersebut dinilai percuma. Hal ini karena belum ada aturan tegas.
"Larang saja harusnya, kenapa pakai spanduk-spanduk itu. Percuma," kata Arif.
(dru/ang)











































