Jero Wacik: Harga Minyak US$ 116/Barel, BBM Belum Bisa Naik

Jero Wacik: Harga Minyak US$ 116/Barel, BBM Belum Bisa Naik

- detikFinance
Rabu, 18 Apr 2012 14:52 WIB
Jero Wacik: Harga Minyak US$ 116/Barel, BBM Belum Bisa Naik
Jakarta - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik mengungkapkan sampai saat ini pemerintah belum bisa menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pasalnya rata-rata ICP masih US$ 116 per barel. Sementara kuota BBM hanya 40 juta KL, itulah sebabnya selain penghematan pemerintah harus melakukan pembatasan konsumsi BBM.

"Setelah saya hitung-hitung Maret 2012 dan enam bulan kebelakang, harga ICP (indonesia crude price) rata-rata masih US$ 116 per barel, jadi belum bisa memenuhi syarat untuk menaikkan harga BBM," kata Jero dalam pidato sambutannya di IndoCBM, Jakarta Convention Center, Rabu (18/4/2012).

Menurut Jero, syarat ketentuan kenaikan dalam APBN-P pada pasal 7 ayat 6a yakni jika harga rata-rata ICP telah diatas 15% dari asumsi ICP US$ 105 per barel dalam enam bulan terakhir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi kalau pemerintah mau naikan harga BBM, rata-rata ICP nya harus US$ 120,75 per barel dulu dalam 6 bulan terakhir," ujar Jero.

Untuk itu agar kuota BBM tetap aman, pemerintah harus melakukan pembatasan BBM yang rencananya awal Mei akan segera diberlakukan.
(rrd/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads