Mobil Dinas Dipaksa Pakai Pertamax, Anggaran BBM Tak Ditambah

Mobil Dinas Dipaksa Pakai Pertamax, Anggaran BBM Tak Ditambah

- detikFinance
Rabu, 18 Apr 2012 16:36 WIB
Mobil Dinas Dipaksa Pakai Pertamax, Anggaran BBM Tak Ditambah
Jakarta - Mulai Mei 2012 ini, rencananya semua mobil dinas dilarang untuk menggunakan bensin jenis premium, guna penghematan. Anggaran BBM untuk mobil dinas tidak akan ditambah.

Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, anggaran BBM untuk mobil dinas tidak akan ditambah agar dilakukan ada penghematan anggaran.

"Dengan anggaran yang sudah tersedia dia (mobil dinas) harus pindah (ke pertamax). Artinya harus ada penghematan, harusnya cukup," ujar Hatta saat ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (18/4/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lewat langkah penghematan tersebut, Hatta mengharapkan kuota BBM subsidi tidak melewati target yang ditetapkan pemerintah dalam APBN-P 2012 sebesar 40 juta kiloliter (KL).

"Intinya adalah kita ingin kuota itu tetap, kalau tidak akan terjadi lewat kira-kira 7-10%. Nah sekarang dengan ada pengendalian kita harapkan dia tetap berada pada angka 40 jutaan KL. Kalau tidak ada pengendalian dari 40 juta KL maka akan menjadi 44 juta KL," ujarnya.

Hatta menyatakan pembatasan penggunaan BBM bersubsidi ini akan menghemat sekitar Rp 20 triliun.

"Penghematannya tergantung harga minyak (ICP). Kalau rata-rata US$ 119 atau US$ 120 per barel kita tidak bisa menaikkan, maka subsidi kita akan di atas Rp 300 triliun. Kita akan menekan, tidak terjadi over kuota," tegas Hatta.

(nia/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads