Wah! PLN 'Impor' Listrik Malaysia Untuk Kalimantan Mulai 2015

Wah! PLN 'Impor' Listrik Malaysia Untuk Kalimantan Mulai 2015

Rista Rama Dhany - detikFinance
Jumat, 20 Apr 2012 11:20 WIB
Jakarta -

PT PLN (Persero) sedang menyiapkan infrastruktur untuk impor listrik dari Malaysia. Listrik yang diimpor tersebut untuk kebutuhan pelanggan PLN di Kalimantan.

Dirjen Listrik Kementerian ESDM Djarman mengatakan, ada dua proyek pembangunan jaringan listrik di Kalimantan sehingga Malaysia bisa mengalirkan listriknya ke Indonesia. Jaringan listrik dibangun oleh West Kalimantan-Serawak Interconnection Project asal Malaysia.

"Sedangkan proyek pembangunan jaringan kedua di Sumatera-Peninsular Interconnection Project yang direncanakan mulai operasi pada Oktober 2017," ujar Jarman, ketika ditemui di Kantornya, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Jumat (20/4/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan Jarman, nantinya untuk proyek West Kalimantan-Serawak diproyeksikan PLN untuk membeli listrik dari Malaysia. Namun PLN juga akan menjual listrik dari Sumatera ke Malaysia lewat proyek Sumatera-Peninsular Interconnection Project.

"Jadi proses jual-beli listrik ini sudah PLN ajukan melalui proses kontrak pembelian listrik dengan PLN atau Power Purchase Agreement (PPA). Tahap pertama akan dibeli sekitar 50 megawatt (MW) dalam jangka waktu lima tahun," jelas Jarman.

Untuk harga pembelian listrik oleh PLN dari Malaysia diperkirakan sekitar 9,3 sen. Ini jauh lebih murah dibandingkan listrik dari pembangkit BBM milik PLN di Kalimantan. Kenapa listrik Malaysia lebih murah? Karena Malaysia menggunakan pembangkit listrik tenaga air (PLTA).

(rrd/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads